Seberapa Penting Manajemen Risiko bagi Pemerintah Daerah?

Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO) mendefinisikan Manajemen Risiko sebagai suatu proses yang dipengaruhi oleh dewan direksi, manajemen dan karyawan lainnya, dalam pengaturan strategi melingkupi seluruh perusahaan, yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi kejadian yang dapat mempengaruhi entitas, dan pengelolaan risiko yang ada, untuk memberikan kepastian terhadap pencapaian tujuan entitas.
A process, effected by an entity’s board of directors, management and other personnel, applied in strategy setting and across the enterprise, designed to identify potential events that may affect the entity, and manage risk to be within its risk appetite, to provide reasonable assurance regarding the achievement of entity objectives
ERM – COSO
Bagi organisasi pemerintah, manajemen risiko merupakan sebuah proses pengelolaan risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, dijelaskan bahwa setiap instansi pemerintah baik pusat maupun daerah secara garis besar diwajibkan untuk menerapkan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko (MR). Inspektorat sebagai Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) memiliki peran yang penting dalam memberikan peringatan dini dan mendukung Pimpinan Instansi Pemerintah untuk meningkatkan SPIP serta menjamin efektivitas manajemen risiko dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Instansi Pemerintah. Penguatan SPIP dengan implementasi manajemen risiko merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan akuntabilitas pemerintah yang mengarah pada clean and good governance.
Untuk mewujudkan komitmen dalam implementasi manajemen risiko, kabupaten Ngawi telah meluncurkan Peraturan Bupati No. 95 tahun 2022 tentang Pedoman Pengelolaan Risiko di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi.
Dalam Peraturan Bupati Ngawi No. 95 tahun 2022, keberhasilan implementasi manajemen risiko dapat dilakukan melalui pengembangan Budaya Sadar Risiko (Risk Culture Awareness). Bentuk pengembangan Budaya Sadar Risiko salah satunya yaitu dengan memahami pentingnya manajemen risiko bagi pemerintah daerah. Adapun arti penting manajemen risiko bagi pemerintah daerah, dapat dilihat melalui videografis berikut ini: